Maluku Utara – Malut United FC menunjukkan komitmen serius dalam membangun fondasi sepak bola jangka panjang dengan menghadirkan program akademi yang terstruktur. Asisten Manajer Malut United, Asgar Saleh, menjelaskan bahwa seluruh pemain akademi kini berada dalam satu sistem pembinaan terpadu, dengan fasilitas yang terus dikembangkan secara bertahap.
“Manajemen klub lebih memilih fokus bekerja di balik layar ketimbang banyak bicara di publik. Akademi adalah bagian terpenting dari rencana besar pengembangan sepak bola di Maluku Utara,” ujar Asgar.
Akademi ini dirancang dengan orientasi jangka panjang, 10 hingga 20 tahun ke depan, dengan fokus pada pembinaan anak-anak usia dini. Tujuannya, memastikan generasi muda Maluku Utara memiliki jalur pengembangan yang jelas dan berkelanjutan.
Dalam waktu dekat, Malut United hampir menyelesaikan kerja sama strategis dengan klub raksasa Portugal, Benfica. Proses kerja sama disebut Asgar telah mencapai 99 persen. Nantinya, tim pelatih dari Benfica akan datang langsung ke Maluku Utara untuk mendukung operasional akademi, termasuk kehadiran tenaga ahli seperti ahli gizi dan fisioterapis.
Program akademi akan dimulai dari kelompok usia 7 hingga 9 tahun. Prioritas diberikan kepada anak-anak yatim piatu dan mereka dari keluarga kurang mampu, sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus membuka peluang masa depan melalui sepak bola.
Kerja sama dengan Benfica akan berlangsung selama lima tahun. Skema program memungkinkan pemain yang menunjukkan perkembangan sesuai standar klub Portugal tersebut untuk berkesempatan bermain di Eropa pada usia 12 hingga 14 tahun.
“Insya Allah, kerja sama dengan Benfica sudah hampir rampung. Tim pelatih mereka akan segera datang langsung, lengkap dengan dukungan ahli gizi, fisioterapis, dan lainnya, untuk menyiapkan akademi ini,” kata Asgar Saleh.
Langkah ini diharapkan menjadi pijakan penting bagi masa depan sepak bola Maluku Utara dan membuka jalan bagi generasi muda untuk menembus kancah internasional.
Tim Redaksi






