Singapura – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri undangan pertemuan dengan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dalam rangka inisiasi kerja sama strategis pada ajang Singapore Airshow 2026, yang berlangsung di Singapura, Selasa (3/2/2026).
Pertemuan tersebut membahas pengembangan pesawat amphibi (seaplane) sebagai solusi konektivitas wilayah kepulauan, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki banyak pulau dan membutuhkan sarana transportasi yang cepat serta fleksibel.
Dalam agenda tersebut, Gubernur Andi Sudirman bersama jajaran PTDI mendiskusikan peluang pemanfaatan pesawat amphibi untuk mendukung transportasi antarpulau. Pesawat jenis ini dinilai mampu menjangkau wilayah terpencil tanpa harus bergantung pada infrastruktur bandara konvensional.
Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa pengembangan pesawat amphibi diharapkan dapat menjadi solusi transportasi kedaruratan (emergency call) bagi masyarakat kepulauan, terutama untuk keperluan evakuasi medis, distribusi logistik mendesak, serta penanganan bencana.
“Inisiatif ini diharapkan menjadi jawaban atas tantangan konektivitas di wilayah kepulauan, sekaligus mendukung layanan darurat yang cepat dan efektif bagi masyarakat,” ujar Andi Sudirman.
Ia juga menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk dukungan terhadap program nasional dalam mendorong kemajuan dan pemanfaatan produk industri dirgantara dalam negeri.
“Kami bersama PT Dirgantara Indonesia mendukung program nasional untuk memajukan pemanfaatan produk Indonesia. Ini langkah penting untuk memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus menghadirkan solusi transportasi kedaruratan bagi warga kepulauan,” tambahnya.
Gubernur Sulsel menekankan bahwa realisasi program ini membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan agar dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan.
Melalui inisiasi kerja sama ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap inovasi transportasi berbasis pesawat amphibi dapat menjadi terobosan layanan publik, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan.
Tim Redaksi






