Ternate, Jendelatimur.id – Program Doktor Manajemen Universitas Khairun (Unkhair) Ternate kembali menggelar ujian disertasi doktor. Kali ini, ujian diikuti oleh Abdul Kadir Kamaludin sebagai promovendus dengan mengangkat disertasi berjudul “Model Pengelolaan Agroforestri Kawasan Danau Vulkanik untuk Pengembangan Ekowisata di Provinsi Maluku Utara.”
Ujian disertasi tersebut dilaksanakan di Tolire Cafe, Kota Ternate, dan dipimpin langsung oleh Johan Fahri selaku pimpinan sidang. Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan akademik akhir dalam penyelesaian studi doktoral di Program Doktor Manajemen Unkhair.
Dalam paparannya, Abdul Kadir Kamaludin menekankan pentingnya integrasi pengelolaan agroforestri dengan pemanfaatan danau vulkanik sebagai potensi unggulan ekowisata berkelanjutan di Maluku Utara. Model yang ditawarkan dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, serta peningkatan nilai ekonomi daerah.
Bertindak sebagai promotor dalam ujian tersebut adalah Abdul Wahab Hasyim, dengan Lili Ishak sebagai Ko-Promotor I dan Sulfi Abdul Haji sebagai Ko-Promotor II. Sementara itu, jajaran dewan penguji terdiri atas Abdullah W. Jabid selaku Penguji I, E. Ida Hidayati, Prof. Dr. Hamidin Rasulu, serta Rizal Marsaoly sebagai Penguji Eksternal.
Selama proses ujian berlangsung, promovendus dinilai mampu mempertahankan argumentasi ilmiah, metodologi penelitian, serta hasil kajian yang disampaikan. Berbagai pertanyaan kritis dari para penguji dapat dijawab dengan baik dan komprehensif.
Dewan penguji juga memberikan sejumlah masukan strategis untuk penyempurnaan disertasi, terutama terkait implementasi model agroforestri dalam kerangka kebijakan pembangunan daerah dan pengelolaan pariwisata berkelanjutan.
Ujian disertasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik yang signifikan bagi pengembangan ilmu manajemen, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam berbasis ekowisata di wilayah kepulauan seperti Provinsi Maluku Utara.
Tim Redaksi






