SULA, Jendelatimur.id — Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dai Kamtibmas Polres Kepulauan Sula, BRIGPOL Farid Joisangadji, S.H., melaksanakan kegiatan kultum Ramadan di Masjid Al Hijrah, Desa Falahu, Kecamatan Sanana, Kamis (5/3/2026) pukul 19.20 WIT usai pelaksanaan salat Magrib berjamaah.
Dalam kultumnya, Farid mengangkat tema “Penyejuk Hati, Penguat Iman” yang berisi pesan-pesan keagamaan sekaligus imbauan kamtibmas kepada masyarakat selama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.
Ia menjelaskan berbagai keutamaan dan keberkahan Ramadan sebagai momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan, serta memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Farid juga mengingatkan para jamaah agar menjauhi minuman keras (miras) dan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, selain dilarang oleh agama, kedua hal tersebut juga dapat merusak kesehatan, moral, serta masa depan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama Ramadan agar tidak terlibat dalam berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, balap liar, maupun pergaulan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak agar tumbuh menjadi pribadi yang baik, taat beragama, serta patuh terhadap hukum.
Di akhir kultumnya, Farid juga mengingatkan masyarakat agar tidak merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan mengonsumsi minuman keras. Selain merupakan perbuatan sia-sia, hal tersebut juga berpotensi memicu berbagai permasalahan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui kegiatan kultum Ramadan ini diharapkan masyarakat dapat semakin menyejukkan hati, memperkuat iman, serta meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula selama bulan suci Ramadan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Tim Redaksi






