Pemkot Makassar Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Program Kelurahan Tangguh Bencana

Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama masyarakat setempat menggelar kegiatan sinergi untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah kota. Kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada simulasi kebencanaan, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai kegiatan sosial seperti buka puasa bersama dan pasar murah.

 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, menjelaskan program ini melibatkan pihak Kecamatan dari berbagai wilayah yang terbagi menjadi tiga kelompok kawasan kemakmuran di Makassar.

 

“Program ini terbagi menjadi tiga wilayah. Pertama, Kemakmuran Utara Makassar yang mencakup lima kecamatan; kedua, Kemakmuran Selatan Makassar dengan empat kecamatan; dan ketiga, Kemakmuran Timur Makassar yang juga meliputi empat kecamatan,” ujar Fadli.

 

Selain simulasi kebencanaan, program ini membentuk Kelurahan Tangguh Bencana dengan melibatkan sekitar 20 relawan dari setiap kelurahan. Para relawan dibina dan dibekali pengetahuan kebencanaan sehingga mampu melakukan penanganan awal ketika terjadi bencana di wilayah masing-masing.

 

“Setiap kelurahan ada sekitar 20 orang yang kita bina dan bekali pengetahuan kebencanaan. Jadi ketika ada kejadian di wilayahnya, mereka bisa langsung turun melakukan penanganan awal,” jelas Fadli.

 

Para relawan juga dibagi dalam kelompok kerja agar lebih terorganisasi dalam menjalankan tugas, mulai dari menangani saluran air tersumbat hingga penanganan awal bencana lainnya. Sebagian besar relawan berasal dari komunitas masyarakat seperti penjahit, pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga komunitas perikanan.

 

Dengan latar belakang ini, diharapkan para relawan tidak hanya aktif dalam penanggulangan bencana, tetapi juga mampu mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat secara mandiri. “Mereka rata-rata sudah punya komunitas, ada komunitas penjahit, UKM, hingga perikanan. Kami hanya membantu dalam pembinaan, termasuk cara membuat proposal dan mengakses bantuan,” tambah Fadli.

 

Beberapa kelompok masyarakat yang sebelumnya telah dibina bahkan berhasil mendapatkan bantuan dari pemerintah maupun dukungan pihak luar Makassar untuk mengembangkan kegiatan mereka.

 

“Program ini kami harapkan dapat memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam menghadapi dan menanggulangi potensi bencana di lingkungan masing-masing,” tutup Fadli.

 

Tim Redaksi

More From Author

Bupati Sidrap Hadiri Peluncuran New Veloz Hybrid EV, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Pemprov Sulsel Buka Pendaftaran Mudik Gratis “Mudik Aman Berbagi Harapan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *