Stadion Gelora Kie Raha kembali ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Ternate. Kepastian ini diperoleh setelah Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kota Ternate melakukan pertemuan dengan manajemen Malut United, (12/3/2026) malam.
Pertemuan yang berlangsung di ruang Media Center Stadion Gelora Kie Raha tersebut membahas penggunaan lapangan stadion sebagai lokasi salat Idulfitri bagi masyarakat Ternate.
Perwakilan manajemen Malut United, Asghar Saleh, menyampaikan bahwa pihak manajemen memberikan izin penggunaan stadion untuk kepentingan ibadah.
“Untuk kepentingan keagamaan, pak David memberikan izin kepada PHBI. Stadion Gelora Kie Raha dapat digunakan sebagai lokasi salat Idulfitri,” ujar Asghar Saleh usai pertemuan.
Sementara itu, Ketua PHBI Kota Ternate, Mahmud Zulkiram Haeruddin, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan manajemen Malut United terkait teknis pelaksanaan kegiatan.
Ia menegaskan, PHBI akan mematuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan, termasuk menjaga fasilitas stadion agar tetap terpelihara, khususnya kondisi rumput lapangan.
“PHBI telah berkoordinasi dengan manajemen Malut United terkait teknis pelaksanaan. Tentunya kami akan menaati ketentuan yang ada, terutama menjaga rumput lapangan agar tidak rusak,” katanya.
Dalam pelaksanaan salat Idulfitri nanti, PHBI juga akan melibatkan steward serta pemuda Gereja Protestan Maluku (GPM) Ternate untuk membantu pengamanan dan pengawasan selama kegiatan berlangsung.
Sebagai informasi, Stadion Gelora Kie Raha juga digunakan sebagai lokasi pelaksanaan salat Idulfitri pada tahun sebelumnya dan menjadi salah satu titik utama berkumpulnya umat Muslim di Kota Ternate untuk melaksanakan salat Ied secara berjamaah.






