KUPANG – Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki, menunjukkan komitmen nyata dalam melestarikan budaya lokal dengan turun langsung ke kampung untuk belajar seni menenun bersama para mama-mama setempat. Kegiatan ini bukan hanya sekadar interaksi sosial, melainkan bentuk apresiasi terhadap warisan leluhur yang telah ada selama berabad-abad.
Di tengah kegiatan, terlihat bagaimana dari tangan-tangan sederhana namun terampil para mama-mama, lahirlah karya-karya budaya yang luar biasa indah dan bernilai tinggi. Seni menenun di tanah Timor memiliki makna yang sangat dalam bagi masyarakat setempat. Keterampilan ini tidak dipelajari dari buku, melainkan diajarkan secara lisan dan melalui praktik langsung dari ibu ke anak perempuan secara turun-temurun.
Lebih dari sekadar keterampilan membuat kain, menenun juga menjadi standar kemandirian dan kecakapan seorang perempuan di masyarakat Timor. Hal ini menunjukkan bahwa seni menenun bukan hanya bagian dari ekonomi kreatif, tetapi juga identitas dan kebanggaan bagi kaum perempuan di wilayah tersebut.
Melalui kunjungan dan pembelajaran langsung ini, diharapkan tradisi menenun semakin terawat, dikenal luas, dan terus diwariskan kepada generasi mendatang agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.
Red






