Ternate – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos kembali hadir menjawab aspirasi masyarakat Kelurahan Dufa-Dufa yang sebelumnya sempat melakukan protes terkait pengalihan tambat labuh pada 26 Februari lalu.
Hal tersebut disampaikan saat gubernur menghadiri kegiatan Gebyar Pasar Murah yang digelar di Terminal Pasar Dufa-Dufa, Kota Ternate, (3/2026).
Dalam kesempatan itu, gubernur menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Ternate melalui Sekretaris Kota agar segera menyiapkan kelengkapan administrasi untuk proses hibah aset kepada Kementerian Perhubungan.
Menurutnya, apabila seluruh administrasi dapat diselesaikan tahun ini, maka pembangunan Pelabuhan Mudaffar Sjah diharapkan dapat dimulai pada tahun depan.
“Jika administrasinya telah selesai tahun ini, saya mohon doa masyarakat agar tahun depan Pelabuhan Mudaffar Sjah sudah bisa dibangun,” ujar Sherly.
Ia berharap pembangunan infrastruktur pelabuhan tersebut nantinya dapat mendorong peningkatan aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Kelurahan Dufa-Dufa.
Pada kegiatan Gebyar Pasar Murah tersebut, gubernur juga menyampaikan bahwa pemerintah menyediakan sekitar 14 ribu paket sembako murah selama bulan suci Ramadhan. Paket tersebut terdiri dari 4 ribu paket dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta 10 ribu paket dari Dinas Pangan.
Selain itu, Sherly juga mengungkapkan bahwa mulai hari ini minyak goreng bersubsidi “Minyak Kita” tersedia di Pasar Higienis dengan empat penyalur resmi dan dijual dengan harga Rp15.700 per liter.
“Kalau masyarakat ingin membeli, perhatikan logo penyalur dari Bulog. Jika ada yang menjual tidak sesuai harga, silakan dilaporkan,” tegasnya.
Adapun paket sembako murah yang disediakan dalam kegiatan tersebut terdiri dari beras 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, dan minyak goreng 2 liter dengan harga Rp50.000 per paket.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Ketua TP-PKK Maluku Utara Rusni Sarbin, Sekretaris Kota Ternate Rizal Marsaoly, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Tim Redaksi






