Tobelo – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara memberikan dukungan terhadap rencana keberangkatan siswa Sekolah Sepak Bola (SSB) Halmahera untuk mengikuti program pembinaan dan pelatihan sepak bola di Brasil. Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi Tim Coach Brasil IVO 10 bersama My Home Tobelo dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Utara, E. J. Papilaya.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Meeting Fredi Tjandua, Lantai II Kantor Bupati Halmahera Utara itu turut dihadiri para Asisten Sekda, sejumlah pimpinan OPD terkait, serta orang tua siswa yang akan mengikuti program pelatihan tersebut.
Ketua My Home Tobelo, Yani Arimbi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program tersebut merupakan peluang besar bagi para pemain muda Halmahera Utara untuk mengembangkan bakat hingga ke tingkat internasional. Ia mengajak para orang tua agar terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka selama menjalani proses pembinaan di luar negeri.
Selain itu, ia juga berpesan kepada para peserta agar menjaga sikap, pergaulan, serta pola hidup sehat selama berada di Brasil. Menurutnya, kesempatan untuk mengikuti program pelatihan internasional tidaklah mudah dan hanya dapat diraih melalui kerja keras, doa, serta dukungan dari berbagai pihak.
Sementara itu, Coach Willyam Gomes menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara Halmahera Utara dengan para pelatih dari Brasil. Ia berharap para pemain muda yang terpilih dapat belajar dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan pengalaman tersebut untuk meningkatkan kemampuan mereka di bidang sepak bola.
Sekretaris Daerah Halmahera Utara, E. J. Papilaya, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun jejaring internasional di era globalisasi. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara telah menjalin kerja sama dengan Polandia, dan kini memperluas jaringan hingga ke Brasil melalui sektor olahraga, khususnya sepak bola.
Kerja sama ini difasilitasi oleh My Home Tobelo sebagai lembaga yang menjembatani komunikasi dengan pihak di Brasil dan rencananya akan dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman (MoU).
Sekda juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan melepas begitu saja para peserta yang berangkat, melainkan tetap melakukan komunikasi dan pemantauan melalui koordinasi dengan pihak terkait di Brasil, termasuk melalui pertemuan secara daring.
Ia berharap para peserta dapat belajar langsung dari para pelatih profesional serta menjadikan kesempatan tersebut sebagai sarana mempererat persahabatan antarbangsa melalui olahraga.
Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan bahwa dari lima siswa yang berasal dari Halmahera Football School, sebanyak empat orang terpilih untuk mengikuti program pelatihan di Brasil, sementara satu siswa lainnya akan mengikuti program pembinaan di Makau.
Melalui program ini diharapkan para pemain muda Halmahera Utara mampu meraih prestasi serta membawa nama daerah ke kancah internasional.
Tim Redaksi






